justwannabehappy

Just another WordPress.com weblog

Dia yang kucinta…

leave a comment »

Hati ini miris melihatnya. Bergelut dgn realita yg bertentangan dengan hati nuraninya.  Karena keinginan untuk mendapatkan harkat yg lebih baik, dia harus sedikit merendahkan harga dirinya. Dari jabatan tertinggi sebagai asisten manager menjadi seorang security.

Security memang bukan pekerjaan yang hina. Tapi juga bukan pekerjaan yang hebat. Disini lebih mengutamakan otot dan tenaga daripada otak. 12 jam sehari itulah jam kerjanya. Dan itu yang membuatnya berat. Bukan hanya itu tapi kebebasannya untuk beribadahpun sedikit terkekang.

Salah satunya dia tak dapat menunaikan ibadaha sholat jum’at. Mungkin tidak ada aturannya tersurat tentang  itu, tapi bagaimana mau sholat kalo jam istirahatnya hanya 30 menit. Baginya itu sama saja larangan. Entah karena di instansi tempatnya bernaung pemiliknya non muslim atau memang semua security dimanapun memang tak dapat menunaikan ibadah sholat jum’at? Tak tahulah yang pasti ini membuatnya tidak nyaman bekerja. Sampai-sampai dia pernah dihukum karena menunaikan ibadah yg satu itu.

Hal ini yang membuatnya bertanya-tanya akan keputusannya. Selama dua tahun dia mengadahkan tangan ke hadapan Ilahi mengharapkan pekerjaan. Maka ketika kesempatan itu datang dia tak pikir panjang meski tak sesuai harapan. Karena persaingan yang ketat dan minimnya kesempatan, maka dia tak mau kesempatan itu lewat. Hanya satu yang ada dipikirannya yaitu: membahagiakan orang-orang yang dicintainya.

Salah satunya aku.

Tentu ada rasa bahagia dan bangga pada diriku, karena dia rela berkorban hanya demi kebahagianku. Meski hati ini sedih melihat keadaannya setelah dua minggu bekerja.

Tapi walau bagaimanapun kuhargai semua usahamu sayang…aku tahu semua niatmu baik, InsyaAllah semua usaha dan pengorbananmu akan berbuah manis. Semoga Allah memberikan pekerjaan yang lebih baik. Tempat dirimu mencari nafkah yang halal dan berkah. Dimana dirimu tetap dapat beribadah pada yang Maha Kuasa.

Satu hal yang mesti kau ingat, aku mencintaimu bukan karena harta dan tahtamu. Tapi aku mencintaimu karena hati dan agamamu. InsyaAllah dirimu dapat menjadi pemimpin yang baik bagi keluargamu kelak.

Amin.

Written by justwannabehappy

April 19, 2010 at 8:45 am

Posted in Self Indulgent

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.